Sunday, April 12, 2009

Hapuskan semua kenangan

Kenangan yang terhanyut oleh arus waktu
Yang telah membawanya pergi jauh
Ternyata masih terkunci rapat di “sini”
Mengapa kenangan itu bagai sebuah pahatan dipohon
Yang kan slalu terukir hingga di ujung waktu
Bagai kristal yang sekali jatuh hanya menyisihkan
kepingan kepedihan
Dan luka hirisan yang teramat sangat
Oh Tuhan! Hapuskan semua kenangan itu
Seperti ombak-Mu yang Kau hempaskan di pesisir pantai
Menghapus bersih bangunan dari pasir yang
Telah indah terbangun
Terganti akan keindahan isi laut-Mu
Dan biarkan aku mengambil kerang terindah-Mu
‘Kan kutiup dengan penuh harapku
Hapuskan semua bayangnya dari hidupku dari setiap langkahku
Kerna kini telah hadir seseorang
Dan memintaku mengisi hidupnya dengan tulus kasihku
Hingga terbangun sebuah Keharmonisan Keluarga
Oh Tuhan! Hanya satu harapku, hanya satu pintaku
Kelak kuingin tempat tinggalku adalah
Sebuah rumah yang berdiri kukuh
Yang akan slalu terisi dengan cinta dan kasih sayang
Bukan hanya sekadar sebuah bangunan
Oh Tuhan! Berikan aku kekuatan-Mu
Agar ku dapat mencintainya
Seperti aku yang lebih mencintai-Mu
Hingga ku takkan pernah bisa berpaling darinya
Seperti aku yang takkan pernah bisa berpaling dari-Mu
Dan berikan dia satu hati
Seperti Kau yang hanya memberikanku satu hati
Dan biarkan dua hati menjadi satu
Menjadi satu ikatan suci yang takkan pernah ternodai
Dan takkan terpisahkan hingga di akhir waktu

No comments:

Post a Comment